Elatisitas Permintaan

ELASTISITAS PERMINTAAN

amrullah

Dalam kasus perubahan yang berlaku juga sama sifatnya dengan dalam kasus (I), yaitu pergeseran kurva penawaran dari SS menjadi S S menyebabkan keadaan keseimbangan pindah dari titik E ke titik E(. Perpindahan ini berarti harga naik dari P ke V^ dan jumlah yang diperjualbelikan berkurang dari Q menjadi Q . Namun demikian, kalau dibandingkan perubahan dalam kasus (ii) dengan perubahan dalam kasus (i) dengan nyata dapat dilihat bahwa pergeseran dalam penawaran menimbulkan akibat yang berbeda terhadap perubahan harga dan jumlah barang yang diperjualbelikan. Secara umum kita dapat mengemukakan dua kesimpulan berikut:

  • Apabila permintaan agak datar bentuknya (landai), suatu pergeseran kurva penawaran
    akan menimbulkan perubahan harga yang sedikit, tetapi perubahan jumlah yang
    diperjualbelikan cukup besar.
  • Apabila permintaan bentuknya menurun dengan sangat curam, suatu pergeseran keatas kurva penawaran akan menimbulkan perubahan harga yang besar, tetapi perubahan jumlah yang diperjualbelikan adalah relatif kecil.

MANFAAT DARIMENAKSIR ELASTISITAS PERMINTAAN

Apakah manfaat dari kedua kesimpulan di atas kepada perusahaan dan pemerintah? Kepada perusahaan faktor tersebut dapat menjadi landasan dalam menyusun kebijakan penjualannya. .–pabila diketahui sifat responsif permintaan apabila berlaku perubahan harga, dapatlah perusahaan ^lenentukan apakah perlu menaikkan produksi, atau tidak, untuk menaikkan hasil penjualannya. Kalau permintaan adalah seperti dalam kasus menaikkan produksi dan penawaran merupakan -ndakan yang bijaksana karena langkah tersebut akan menimbulkan pertambahan dalam hasil penjualan. Tetapi sekiranya sifat permintaan terhadap produksinya adalah seperti dalam kasus pertambahan penawaran akan merugikan perusahaan karena hasil penjualan akan berkurang. Kepada pemerintah, kedua kesimpulan di atas dapat menjadi alat untuk meramalkan kesuksesan dari kebijakan ekonomi yang akan dilaksanakannya. Misalkan pemerintah ingin mengu dimpor. Kalau permintaan ke atas barang impor tersebut adalah seperti kasus pengurangan tidak banyak menaikkan harga barang tersebut.  Keadaan ku berarti kenaikan harga yang tdaku tidak terlalu membebankan konsumen. Sebaliknya, sekiranya permintaan ke atas barang

TINGKATELASTISITAS PERMINTAAN

Nilai koefisien elastisitas berkisar di antara nol dan tak terhingga. Elastisitas adalah nol apabila perubahan harga tidak akan mengubah jumlah yang diminta, yaitu yang diminta tetap saja jumlahnya waiaupun harga mengalami kenaikan atau menurun. Kurva permintaan yang koefisien elasdsitasnya bernilai noi bentuknya adalah sejajar dengan sumbu tegak. Kurva permintaan yang seperri itu adalah kurva permintaan yang dinamakan tidak elastis sempurna.

Koefisien elastisitas permintaan bernilai tidak terhingga apabila pada suatu harga tertentu pasar sanggup membeli semua barang yang ada di pasar. Berapa pun banyaknya barang yang ditawarkan oleh para penjual pada harga tersebut, semuanya akan dapat terjual. Kurva permintaan yang koefisien elastisitasnya adalah tidak terhingga berbentuk sejajar dengan sumber datar dan sifat permintaan itu dikenal sebagai elastis sempurna.

FAKTOR PENENTU ELASTISITAS PERMINTAAN

Apakah sebabnya permintaan berbagai macam barang berbeda elastisitasnya? Ada beberapa faktor yang menimbulkan perbedaan dalam elastisitas permintaan berbagai barang. Yang terpenting adalah:

  • Tingkat kemampuan barang-barang lain untuk menggantikan barang yang bersangkutan.
  • Persentasi pendapatan yang akan dibelanjakan untuk membeli barang tersebut.
    Banyaknya Barang Pengganti yang Tersedia

Dalam suatu perekonomian terdapat banyak barang yang dapat diganrikan dengan barang-barang Iain yang sejenis dengannya. Tetapi ada pula yang sukar mencari penggantinya. Perbedaan ini menimbulkan perbedaan elastisitas di antara berbagai macam barang. Sekiranya sesuatu barang mempunyai banyak barang pengganti, permintaannya cenderung untuk bersifat elastis. Maksudnya, perubahan harga yang kecil saja akan menimbulkan perubahan yang besar terhadap permintaan. Pada waktu harga naik para pembeli akan merasa enggan membeli barang tersebut; mereka lebih suka menggunakan barang-barang lain sebagai penggantinya, yang harganya tidak mengalami perubahan. Sebaliknya pada waktu harga turun, para pembeli melihat bahwa barang tersebut lebih murah daripada barang-barang penggantinya dan beramai-ramai membeli barang tersebut dan ini menyebabkan permintaannya bertambah dengan cepat.

Permintaan terhadap barang yang tidak, banyak mempunyai barang pengganti adalah bersifat tidak elastis, karena kalau harga naik para pembelinya sukar memperoleh barang pengganti dan oleh karenanya harus tetap membeli barang tersebut, oleh sebab itu permintaannya tidak banyak berkurang; dan kalau harga turun permintaannya tidak banyak bertambah karena tidak banyak tambahan pembeli yang pindah dari membeli barang yang bersaingan dengannya, Dari uraian di atas dapatlah dibuat rumusan berikut: semakin banyak Jenis barang pengganti terhadap sesuatu barang, semakin elastis sifat permintaannya.

Persentasi Pendapatan yang Dibelanjakan

ELASTISITAS PERMINTAAN

Elastisitas permintaan terhadap barang tersebut. Perhatikanlah sikap orang dalam membeli barang-barang yang sangat murah harganya, seperti misalnya minuman ringan. Kalau seseorang itu sudah menyukai suatu jenis minuman ringan tertentu, kenaikan harga minuman ringan tidak akan banyak mempengaruhi permintaannya, la akan tetap membeli jenis minuman ringan yang sama, oleh karena pengeluarannya untuk minuman ringan merupakan bagian yang relatif kecil dari pendapatannya.

Tetapi perhatikanlah permintaan terhadap barang-barang yang agak mahal seperti radio, sepeda motor, dan televisi. Sebelum memutuskan apakah jenis radio, atau sepeda motor, atau televisi yang akan dibeli, orang akan membandingkan harga dari berbagai jenis radio, atau sepeda motor, atau televisi yang ada. Harga akan memainkan peranan yang cukup menentukan dalam melakukan pilihan tersebut. Perbedaan harga dapat menyebabkan orang membatalkan untuk membeli barang dari suatu merek tertentu dan membeli merek lain yang lebih murah. Berdasarkan pengamatan seperti itu dapat dikatakan: semakin bssar bagianpendapatanjang diperlukan untuk membeli sesuatu barang, semakin elastis permintaan terhadap barang tersebut.

Jangka Waktu Analisis

jangka waktu di dalam mana permintaan terhadap sesuatu barang diamati juga mempunyai pengaruh terhadap elastisitas. Semakin lama jangka waktu di mana permintaan itu dianaiisis, semakin elastis sifat pertnintaan sesuatu barang. Dalam jangka waktu yang singkat permintaan bersifat lebih tidak elastis karena perubahan-perubahan yang baru terjadi dalam pasar belum diketahut oleh para pembeli. Oieh sebab itu mereka cenderung untuk meminta barang-barang yang biasa dibelinya walaupun harganya mengalami kenaikan. Dengan demikian dalam jangka pendek permintaan tidak banyak mengalami perubahan. Dalam jangka waktu yang lebih panjang para pembeli dapat mencari barang pengganti yang mengalami kenaikan harga dan ini akan banyak mengurangi permintaan terhadap barang yang dtsebutkan belakangan ini. Juga dalam jangka panjang barang pengganti mengalami perubahan dalam mutu dan desainnya dan akan menyebabkan orang lebih mudah pindah kepada membeli barang pengganti.

ELASTISITAS PERMINTAAN DAN HASIL PENJUALAN

Dalam analisis yang terdahulu telah dinyatakan bahwa perbedaan elastisitas menyebabkan kuantitas penjualan yang semakin besar belum tentu menghasilkan hasil penjualan yang semakin banyak. Dalam uraian di bawah ini secara contoh angka dan secara grafik ditunjukkan sifat hubungan di antara elastisitas permintaan dengan hasil penjualan yang diterima penjual.

KAITANANTARA PERUBAHAN HARGA DAN HASIL PENJUALAN

Hasil penjualan adalah pendapatan yang diterima oleh para penjual dari pembayaran terhadap barang yang dibeli para konsumen. Nilainya adalah sama dengan harga dikalikan dengan jumlah barang yang dibeli para pembeli. Kalau harga berubah maka hasil penjualan dengan sendirinya akan berubah. Bagaimanakah sifat perkaitan di antara perubahan harga dengan hasil penjualan? Adakah kenaikan harga akan selalu menyebabkan juga kenaikan dalam hasil penjualan? Ternyata sifat perkaitannya bukan seperti itu. Sifat perkaitan yang demikian hanya benar apabila perminta^r. adalah tidak elastis. Untuk permintaan yang bersifat elastis kenaikan harga akan menyebabkan penurunan dalam hasil penjualan.

JENIS ELASTISITAS PERMINTAAN YANG LAIN

Pembicaraan tentang elastisitas yang telah dikkukan sampai sekarang ini masih terbatas kepada memperhatikan perkaitan di antara perubahan harga dan permintaan. Konsep elastisitas yang telah dibincangkan mengukur sampai di mana responsifnya permintaan apabila harga mengalami perubahan. Elastisitas seperti itu, yang telah dinyatakan dalam pendahuluan bab ini, dinamakan elastisitas permintaan harga. Selain disebabkan oleh perubahan harga, permintaan juga dapat berubah sebagai akibat dari perubahan faktor-faktor lain. Kita juga dapat melihat sampai di mana perubahan beberapa faktor ini akan menimbulkan perubahan permintaan. Dua faktor yang sering dilihat pengaruh perubahannya terhadap permintaan adalah harga barang lain danpendapatan pembeli.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: