Mahoni

Tanaman Mahoni (Swetenia macrophylla)

By amrullah

1.  Sistematik Tanaman

Menurut Tantra (1981), bahwa tanaman mahoni (Swetenia macrophylla)
memiliki sistematika sebagai berikut :
Regnum                    : Piantae

Divisio                        : Spermatopyta

Sub division              : Angiospermae

Class                          : Dicotyiedoneae

Ordo                            : Rutates

Family                        : Meliaceae

Genus                        : Swetenia

Species                      : Swetenia macrophylla

Jenis mahoni (Swetenia macrophylla) pada waktu masih muda memiliki batang yang lurus dan tumbuh dengan cepat. Tinggi pohon bisa mencapai 20-50 meter. System perakaran mahoni (Swetenia macrophylla) dapat dibedakan atas tiga bagian, yaitu akar tunggang, akar cabang dan akar permukaan. Bunga dari tanaman ini termasuk bunga majemuk berbentuk cawan, tajuk bunga berbentuk tabung, warna bunga keputih-putihan, kepala sari berwarna coklat dan kepala putik berwarna merah muda (Manan, 1995).

2.  Tempat Tumbuh

Tanaman mahoni (Swetenia macrophylla) dapat tumbuh mulai dari 0-1.000 meter dari permukaan laut. Sedangkan dari segi iklim, jenis ini dapat tumbuh pada temperatur rata-rata 11° C sampai dengan 36o C dengan curah hujan rata-rata 1.524/tahun. Jenis tersebut dapat tumbuh pada tanah dangkal, tanah yang berendapan liat berpasir dalam (Anonim, 1980).

Pohon mahoni (Swetania macroohylla) memiliki tajuk yang berbentuk kubus dengan daun hijau tua, rapat dan dapat menggugurkan daun sehingga beberapa hari sesudah gugur muncul kembali daun muda yang berwarna hijau muda. Pada tanaman muda tajuknya sempit dan berebentuk silindris. Tahan terhadap naungan sehingga mampu bersaing dengan alang-alang atau belukar dalam mendapatkan sinar matahari, khususnya bila ditanam sebagai tanaman reboisasi pada areal alang-alang yang rapat (Bonta, 2000).

3. Iklim

Tanaman mahoni bisa tumbuh dan banyak didapatkan pada daerah yang beriklim tropis. Selain itu, iklim tropis sangat membantu dalam proses pertumbuhannya, dimana mahoni ini cocok tumbuh dan berkembang pada daerah yang beriklim tropis (Manan, 1995).

4. Tanah

Tanah sangat berperan penting dalam proses pertumbuhan tanaman khususnya tanaman mahoni, dimana yang banyak mengandung hara dan bahan organic maka pertumbuhan tanaman juga cepat dan subur dan sebaliknya (LIPI, 1997).

Tanah terdiri dari butir-butiran tanah sebagai ukuran. Bagian tanah yang berukuran lebih dari 2 mm sampai lebih kecii dari pedon disebut fragment batuan (Rock fragment) atau bahan kasar (kerikil sampai batu). Bahan-bahan tanah yang lebih halus (< 2 mm) disebut fraksi tanah halus (fine eart fraction) dan dapat menjadi : Pasir : 2mm – 50µ, debu: 50µ – 2µ dan liat : kurang dari 2µ (Harjowigeno, 2003).

5. Pemanfaatan

Tanaman mahoni banyak dimanfaatkan kayunya sebagai bahan baku industri mebel. Selain itu mahoni juga dijadikan sebagai tanaman pelindung dijalan atau ditaman karena daunya yang rindang dan banyak sehingga bisa menghasilkan nilai ekonomis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: